Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Belajar Javascript Part 8 – Tipe Data Number Pada Javascript

Belajar Javascript Part 8 – Tipe Data Number Pada Javascript – Setelah kita mengetahui penjelasan mengenai Nilai dan Tipe Data Pada Javascript, lebih lanjut saya akan membuat catatan khusus untuk salah satu tipe data yang ada pada Javascript yaitu Number. Number apabila diterjemahkan kedalam bahasa indonesia berarti angka. Number sendiri direperesentasikan dalam Javascript sebagai berikut:

“Numbers in Javascript are double-precision floating point 64-bit format IEEE 754 values”

Inti dari perngertian tipe data Number dalam Javascript di atas menyatakan bahwa di dalam Javascript tidak ada nilai Integer atau bilangan bulat. Pada Javascript yang ada hanya Floating Point atau bilangan pecahan. Ukuran angka yang bisa ditampung oleh Javascript adalah 64 bit yang sama dengan 2 pangkat 64 bit atau sama dengan 18 x 10 pangkat 18 atau 18 x 1 milyar milyar atau persisinya sama dengan 18446744073709551616. Namun angka tersebut tidak bisa digunakan semua, karena dalam 64 bit tersebut sebagian harus digunakan sebagai penanda untuk menampung angka-angka tertentu. Jadi ada beberapa jenis angka yang bisa disimpan dalam Javascript.


ukuran angka yang bisa ditampung oleh bahasa pemprograman Javascript

Jenis-jenis angka yang bisa di simpan dalam Javascript :
1. Angka Tanpa Desimal ( Integer / Bilangan Bulat )
Contoh : 3, 20, 1800, 2500, 123456789,...
Dalam intrepretasi mengenai tipe data Number dijelaskan bahwa dalam Javascript tidak ada Integer atau bilangan bulat. Hal tersebut benar adanya. Jadi kalau kita melihat ada bilangan bulat pada Javascript, sebenarnya yang diproses dibelakang layar adalah bilangan pecahan tetapi tingkat akurasi hanya sampai 15 digit.

Perhatikan gambar dibawah ini, saat saya tuliskan angka 3 pada console, Javascript mengembalikan angka 3. Begitu juga ketika saya menuliskan angka 20, Javascript mengembalikan angka 20. Kemuadian ketika saya menuliskan angka 1800, Javascript mengembalikan angka 1800. Lalu ketika saya menuliskan angka 999999999999999, Javascript mengembalikan angka  999999999999999. Tapi ketika saya menuliskan angka 9 sebanyak 16 digit  9999999999999999 maka yang dikembalikan adalah 10000000000000000. Jadi meskipun kita menuliskan bilangan integer atau bilangan bulat, yang diproses adalah bilangan pecahan. Namun hal tersebut tidak perlu dikhawatirnya apabila kita menggunakan Javascript tidak untuk membuat program yang tingkat akurasinya tinggi.

Tipe data angka pada Javascript tanpa angka desimal

2. Angka Dengan Desimal
Contoh : 6.7, 0.8, 100.00,....
Dalam tipe data Angka di Javascript kita bisa menuliskan angka dengan desimal atau bilangan pecahan. Perhatikan bahwa pemisah bilangan pecahan yang biasa menggunakan koma, dalam Javascript tanda koma ( , ) digantikan dengan tanda titik ( . ). Maksimal kita bisa menyimpan 17 digit di belakang koma. Untuk penggunaan tipe data angka dengan desimal kita juga harus hati-hati, karena terkadang hasilnya tidak sesuai dengan harapan atau tidak akurat.

Perhatikan gambar dibawah ini, ketika saya tulis angka 6.7 maka Javascript mengembalikan angka 6.7. lalu ketika saya tulis angka 0.8 maka Javascript mengembalikan angka 0.8. kemudian, ketika saya tulis angka 100.00 maka Javascript mengembalikan angka 100. Selanjutnya perhatikan operasi penjumlahan angka dengan desimal. Ketika saya tulis ketika saya menjumlahkan angka 0.7+0.3 maka Javascript mengembalikan angka 1. Tapi ketika saya menjumlahkan angka 0.2+0.1 maka Javascript mengembalikan angka 0.30000000000000004. hasilnya tidak sesuai yang diharapkan yaitu 0.3. jadi sebenernya pada saat penjumlahan tipe data angka dengan desimal, yang diproses adalah bilangan pecahan dan pecahan tersebut menghasilkan angka pecahan yang lebih kecil sampai dengan digit 17.

Tipe data angka pada bahasa pemprograman Javascript dengan desimal

3. Eksponen
Contoh :
234e7 = 2340000000
234e7 = 0.0000234
Dalam tipe data angka Javascript kita juga bisa menyimpan bilangan yang sangat kecil atau sangat besar dengan menggunakan eksponen.
Perhatikan contoh gambar dibawah ini, ketika saya tulis angka 234e7, maka Javascript mengembalikan angka 2340000000. Kemudian ketikan saya masukkan angka 234e-7, maka Javascript mengembalikan angka 0.0000234.

Tipe data angka eksponen pada bahasa pemprograman Javascript

4. Bilangan Negatif
Contoh : -12, -1.89, ...
Dalam Javascript kita bisa menyimpan bilangan negatif. Seperti contoh di bawah. Ketika saya menuliskan angka -12, maka javascript akan mengembalikan angka-12 juga, begitu juga ketika saya menuliskan angka -0.89, maka Javascript akan mengembalikan angka -0.89.

Tipe data angka negatif pada bahasa pemprograman Javascript

Ukuran angka yang ditampung dalam Javascript sebesar 64 bit, sebenarnya tidak hanya digunakan untuk menyimpan bilangan bulat positif saja, banyak hal yang bisa kita lakukan. Perhatikan gambar urutan penggunaan bit. 1 bit digunakan untuk tanda negatif ( - ), apabila terdapat bilangan negatif. 11 bit digunakan untuk bilangan eksponen. Dan sisanya sebanyak 52 bit digunakan untuk angka sebenarnya, termasuk untuk menyimpan titik pada bilangan pecahan.


Urutan penggunaan bit pada bahasa pemprograman Javascript

Selain urutan penggunaan bit, kita juga harus mengetahui beberapa aturan ketika kita ingin menggunakan nilai yang memiliki tipe data number/angka pada javascript. Berikut beberapa hal yang perlu kita perhatikan dalam penggunaan tipe data number pada javascript :
● Jangan Pernah Mengawali Angka Pada Javascript Dengan Angka 0
Ketika kita menggunakan angka pada Javascript dengan awalan 0, kadang hasilnya tidak sesuai dengan yang kita harapkan. Contoh kalau kita masukkan angka 033 pada console browser, maka Javascript akan mengembalikan angka 27. Hal tersebut terjadi karena bilangan 0 di awal dianggap sebagai bilangan Oktal bukan bilangan desimal. Bilangan Oktal adalah bilangan berbasis 8 angka, yaitu 0-7. Sedangkan bilangan desimal adalah bilangan berbasis 10 angka, yaitu angka 0-9. Hal ini sama juga ketika kita mengawali angka dengan 0x. Maka Javascript akan menganggap sebagai bilangan Hexadesimal. Bilangan Hexadesimal adalah bilangan berbasis 16 karakter, yaitu angka 0-9 dan huruf a-f. Sebagai contoh apabila kita menuliskan data pada console browser 0xaf, maka Javascript akan mengembalikan angka 175.

● Angka Spesial
Di dalam Javascript terdapat angka spesial, sebagai berikut :
1. Infinity  
Nilai yang dikembalikan Javascipt ketika kita menuliskan pembagian bilangan positif terhadap angka 0.
2. -Infinity
Nilai yang dikembalikan Javascipt ketika kita menuliskan pembagian bilangan negatif terhadap angka 0.
3. NaN ( Not a Number )
Nilai yang dikembalikan Javascript ketika kita menuliskan pembagian 0 dengan 0 atau 0 dengan string. Pengecualian untuk string yang di dalamnya angka, maka Javascript tetap akan membacanya sebagai angka. Sehingga proses perhitungannya sama dengan sebagaimana membagi angka.

Agar lebih jelas melihat bagaimana implementasi Javascript mengembalikan angka spesial, silakan lihat contoh di gambar console browser sebagai berikut :

Angka-angka spesial pada bahasa pemprograman Javascript

Finally, untuk catatan saya mengenail tipe data number/angka pada Javascript selesai. Semoga bisa bermanfaat khususnya untuk saya pribadi dan umumnya buat teman-teman yang sedang dalam proses belajar Javascript.

Post a Comment for "Belajar Javascript Part 8 – Tipe Data Number Pada Javascript"